Bantu Pasien RSUD Subulussalam, Relawan BFLF Donor Darah

Seorang wanita mendonorkan darah di dalam Mobil Donor Darah UTD PMI Aceh Utara yang parkir di Lapangan Hiraq Lhokseumawe, Jumat (16/1). Stok darah di UTD PMI Aceh Utara sekarang ini lagi menipis SERAMBI/SAIFUL BAHRI 

BFLF.OR.ID, SUBULUSSALAM - Informasi krisis darah di RSUD Kota Subulussalam serta jeritan batin para pasien kritis akhirnya menyentuh hati sejumlah warga setempat dengan mendonorkan darah mereka melalui penggalangan yang dilakukan Blood For Life Foundation (BFLF) setempat. "Alhamdulillah hari ini ada empat warga yang mendonorkan darahnya," kata Aradhi Karim kepada Serambinews.com, Rabu (5/7/2017). Menurut Aradi yang akrab disapa Bang Radi itu, kini pasien darurat di RSUD Subulussalam mulai terbantu meski masih banyak yang belum terpenuhi.

Dikatakan, empat warga yang donor tadi siang adalah Safnial golongan darah O, Saipul Yunus O, Zainal Abidin AB+ dan Syafrizal golongan darah B. Jumlah ini menurut Bang Radi masih belum mampu memenuhi kebutuhan darah di RSUD Subulussalam. Bang Radi melalui lembaganya BFLF terus menggalang pendonor via media sosial. Bang Radi berharap dengan pemberitaan ini akan membantu menyebarkan informasi terkait krisis darah di RSUD Subulussalam.

Bang Radi mengatakan, persoalan darah saat ini sangat emergency karena menyangkut hidup dan mati pasien. Lantaran itulah, Bang Radi mengahrapkan perhatian segenap masyarakat. "Karena darah ini tidak bisa diproduksi, jadi satu-satunya cara hanya melalui donor, makanya kita imbau warga ayo lah mendonorkan darahnya, jangan khawatir akan berbahaya, justru sangat baik bagi kesehatan serta hal yang paling mulia membantu menyelamatkan jiwa sesama," ujar Bang Radi.

 Seperti diberitakan, Farlan Ujung (38), salah satu pasien di RSUD Kota Subulussalam kritis akibat didera penyakit kanker. Warga asal Desa Buluh Dori, Kecamatan Simpang Kiri, ini pun kini membutuhkan bantuan donor darah. ”Ada satu lagi pasien kritis butuh darah golongan O,” kata Aradhi Karim, Ketua BFLF Kota Subulussalam kepada Serambinews.com, Rabu (5/7/2017). 

Menurut Aradhi, Farlan telah beberapa hari dirawat di RSUD Subulussalam dan kini kondisinya sangat memprihatinkan akibat penyakit kanker yang terus menggerogoti tubuh pria tersebut.

Di sisi lain, pihak RSUD Subulussalam mengalami krisis persediaan darah semua golongan untuk kebutuhan pasien emergency yang di rawat di sana. Bahkan, untuk kebutuhan Farlan, RSUD dilaporkan tidak memiliki stok darah sehingga membutuhkan donor dari para sukarelawan.

Menurut Bang Radi, sesuai informasi dari Direktur RSUD Subulussalam, Khainuddin, SKM semua stok darah di sana kosong. Pasalnya, walau ada beberapa pendonor namun hanya mampu membantu beberapa pasien padahal tiap hari ada hampir 2-5 pasien yang butuh donor darah. Hal paling urgent saat ini adalah kebutuhan darah AB+, A, B dan O. Malah saat ini menurut Bang Radi, stok darah golongan O termasuk lainya kosong total.

Karenanya, masyarakat Subulussalam maupun sekitarnya agar sudi mendonorkan darah guna penyelamatan jiwa para pasien yang tengah kritis di rumah sakit. Bagi masyarakat Kota Subulussalam yang bersedia mendonorkan darahnya untuk kebutuhan pasien urgent ini dapat menghubungi pihak RSUD melalui nomor Hp 081376528048 atau dapat langsung datang ke rumah sakit setempat. Atau bisa pula menghubungai melalui akun media sosial facebook Radi Karim selaku Ketua BFLF Kota Subulussalam. (**)

 Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Bantu Pasien RSUD Subulussalam, Relawan BFLF Donor Darah, http://aceh.tribunnews.com/2017/07/05/bantu-pasien-rsud-subulussalam-relawan-bflf-donor-darah. Penulis: Khalidin Editor: faisal
Bantu Pasien RSUD Subulussalam, Relawan BFLF Donor Darah Bantu Pasien RSUD Subulussalam, Relawan BFLF Donor Darah   Reviewed by Blood For life Foundation on 11:48 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.